Tata Cara Aplikasi Dempul, Epoxy Dan Basecoat Yang Benar







Tata Cara Aplikasi Dempul, Epoxy Dan
Basecoat Yang Benar
Berikut tata cara pendempulan, epoxy
serta pengaplikasian basecoat yaang benar dan detil.
Tata Cara Aplikasi Dempul, Epoxy Dan
Basecoat Yang Benar yang pertama adalah;
Amplas permukaan body mobil yang lecet
kurang lebih lima senti meter jarak dari permukaan yang lecet atau cacat,
menggunakan amplas nomor 240. Amplas sampai benar-benar rata sampai habis
lapisan clear coat lama atau sisahkan cat dasar pada cat lama.

Tata Cara Aplikasi Dempul, Epoxy Dan
Basecoat Yang Benar yang kedua; bersihkan permukaan yang sudah di amplas
menggunakan degreaser agar dempul bisa merekat secara maksimal. Lalu dempul
hingga benar-benar rata dan padat, sehingga saat pengamplasan permukaan dempul
tidak terlalu banyak pori-pori atau lubang kecil yang timbul pada permukaan
dempul setelah di lakukan pengamplasan.

Tata Cara Aplikasi Dempul, Epoxy Dan
Basecoat Yang Benar yang ketiga; amplas dempul setelah benar benar kering
dengan amplas nomor 240 dan menggunakan orbital sander ( jika ada ) untuk
pengamplasan tahap ini, tidak perlu terlalu di pangkas karena masih ada tahap
pengamplasan selanjutnya. Setelah selesai pengamplasan kasar, lanjutkan dengan
menggunakan amplas nomor 360 menggunakan tatakan piber atau papan yang rata. Amplas
hingga permukaan sudah tidak gelombang. Setelah di pastikan permukaan dempul
sudah benar benar rata, amplas kembali menggunakan amplas 600 hingga sedikit
lebarkan jaraknya dari amplas sebelum naik dempul tadinya.
Setelah itu, aplikasikan epoxy hingga
tertutup jejak amplas kasar yang sudah di amplas sebelum dempul ataupun setelah
pendempulan. Aplikasikan epoxy hingga tiga lapis paling tipisnya. Karena epoxy
yang sudah di aplikasikan nantinya akan di amplas lagi pada permukaannya
sehingga dua lapis di atas permukaan epoxy akan habis terkena amplas.

Tata Cara Aplikasi Dempul, Epoxy Dan
Basecoat Yang Benar berikutnya adalah melakukan pengamplasan pada epoxy
menggunakan amplas 360 dan 600 dan di akhiri dengan amplas 1000. Namun perlu di
ingat lakukan pendempulan tipis kembali di atas permukaan epoxy sebelum
melakukan pengamplasan pada epoxy. Hal ini guna menutupi pori-pori dempul jika
ada terdapat lubang kecil pada permukaan dempul. Biasanya, lubang sangat kecil
sehingga tak kasat mata. Untuk itu, lakukan pendempulan tipis atau pelamir agar
mencegah pori-pori pada permukaan cat nantinya.
Setelah selesai pengamplasan pada epoxy,
barulah proses naik cat dasaran. Untuk melakukan proses pengaplikasian
basecoat, perhatikan beberapa hal berikut; pertama pastikan suply angin dari
kompresor ke spray gun tidak kurang untuk ukuran idealnya, 22 sampai dengan 25 psi
buka volume cat 2,5 putaran. Kedua pastikan basecoat yang di aplikasikan tidak
menumpuk sehingga tekstur basecoat bisa flat dan tidak bergelombang semacam
kulit jeruk. Ketiga pastikan campuran cat sudah benar-benar pas untuk campuran
cat PU, 2 berbanding 1 yaitu 2 liter cat 1 liter thiner dan lakukan
penyemprotan sampai menutup sempurna. Setelah tertutup dengan maksimal, barulah
memasuki tahap clear coat.

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post